Mahasiswa KKN Tim II Undip Petakan Potensi UMKM di Desa Jambanan untuk Dorong Ekonomi Lokal
SRAGEN - (SDGs No. 08 " Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi") Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro (Undip) Tahun 2026 menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan ekonomi desa. Salah satu program unggulan yang digagas adalah pemetaan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis spasial di Desa Jambanan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (3/8/2026) oleh Yudhis Aditya Maulidin, mahasiswa Program Studi Rekayasa Perancangan Mekanik Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro.
Program ini bertujuan untuk mendata dan memetakan pelaku UMKM di delapan titik lokasi strategis yang telah teridentifikasi dari peta desa. Dengan pendekatan berbasis spasial, data yang dikumpulkan tidak hanya berisi informasi usaha, tetapi juga dilengkapi dengan aspek geografis seperti jaringan jalan, batas desa, dan batas kecamatan. Hal ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah desa dalam merencanakan pengembangan ekonomi berbasis kewilayahan.
Delapan titik lokasi yang menjadi sasaran pendataan adalah Bandeng Presto, Green House Melon, Jamur, Kopi Gati, Pasar Jambanan, Tempe, Tepung Pati, dan Tahu Premium FITahu. Setiap titik dikunjungi secara langsung oleh Yudhis dan tim untuk melakukan survei serta wawancara mendalam dengan para pelaku usaha. Mereka menggali informasi mengenai jenis usaha, kapasitas produksi, bahan baku, hingga kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha.
Puncak dari program ini adalah penyerahan hasil pemetaan potensi UMKM berbasis spasial kepada Kepala Desa Jambanan, Bapak Sugino, S.Sos. , di Kantor Kepala Desa.
Bapak Sugino, S.Sos., menyambut baik hasil pemetaan ini dengan penuh apresiasi. “Kami sangat berterima kasih kepada Mahasiswa KKN Tim II Undip yang telah membantu mendata dan memetakan UMKM di desa kami. Dengan peta ini, kami bisa lebih mudah merencanakan program pengembangan ekonomi desa ke depan,” ujar baliau. Ia juga berharap agar pemetaan ini tidak berhenti sebagai dokumen semata, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk kemajuan desa.
Yudhis berharap, program pemetaan ini dapat menjadi langkah awal bagi penguatan ekonomi lokal di Desa Jambanan. “Dengan data yang akurat dan terpetakan dengan baik, saya yakin potensi UMKM di desa ini bisa lebih tergali dan dikembangkan,” ujarnya.
(Tim II KKN UNDIP 2026 - Desa Jambanan, Kabupaten Sragen)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin